SINOPSIS NOVEL "TENTANG KAMU" KARYA TERE LIYE




Terimakasih untuk kesempatan mengenal mu.
Itu adalah anugerah terbesar dalam hidupku.
Cinta memang tidak perlu ditemukan,
Cinta yang akan mempertemukan kita.

Terimakasih, nasihat lama itu benar sekali,
Aku tidak akan menangis karena sesuatu telah
berakhir, tetapi aku akan tersenyum
karena sesuatu itu telah terjadi.

Masa lalu. Rasa sakit. Masa depan. Mimpi-mimpi.
Semua akan berlalu, seperti sungai yang mengalir.
Maka biarlah hidupku mngalir seperti
sungai kehidupan.


Assalamualaikum wr. Wb...
           Annyeong chingu, halo teman-teman kutipan diatas adalah kutipan dari novel ”Tentang Kamu” karya Tere Liye, sudah adakah pembaca yang membaca novel ini? Gimana ceritanya? Kalau belum mari kita mulai menjawab pertanyaan diatas check this out !

            “Tentang Kamu” bercerita tentang seorang pengacara muda bernama Zaman Zulkarnaen yang bekerja di salah satu firma hukum dengan reputasi yang sangat terhormat. Pada suatu hari ada sebuah kasus mengenai harta warisan seseorang yang bernama Sri Ningsih dengan jumlah yang sangat besar, disinilah Zaman diberi tugas untuk menemukan siapa sajakah orang yang berhak mendapat harta warisan client yang ia tangani. Mulailah Zaman menelusuri masa lalu Sri Ningsih dengan teliti dan hati-hati, tidak mudah begitulah kehidupan Sri Ningsih. Banyakk hal yang dapat diambil dan dipelajari dari kisah kehidupan Sri Ningsih. Dimulai dengan buku diary yang ditulis Sri Ningsih dari kecil, dari sanalah Zaman dapat melacak dari mana asal Sri hingga membawa Zaman pulang ke Tanah Air.

            Latar belakang dari novel ini banyak sekali, pembaca akan merasakan latar yang berada di luar negeri, berpetualang dengan cerita Sri dan Zaman yang berada di London ,kemegahan menara Eifel yang berada di Paris bagaimana orang-orang panti jompo yang ditemui Zaman yang pada akhirnya ia melabuhkan cintanya pada gadis Paris bernama Aimee. Selain itu dinovel ini disuguhkan cerita tentang perjuangan hidup, rasa hormat seorang anak terhadap ibu tirinya sekalipun ia diperlakukan dengan kejam, persahabatan yang berakhir dengan penghianatan, seseorang wanita yang tangguh untuk menahklukkan kota Jakarta yang terkenal keras, seorang wanita yang terus bangkit meski terjatuh berkali-kali dan mengembangkan bisnisnya dengan ide-ide cemerlang. Sri, wanita ini yang terus berusaha lari dari kejamnya masa lalu yang terus menghantuinya hingga pada suatu hari ia bertemu Hakan seorang laki-laki Turki yang jatuh cinta karena kebaikan hati seorang Sri Ningsih. Bagaimana Hakan harus menempuh jarak mengorbankan waktu hanya untuk menyapa dan berbicara selama 5 menit lalu ia harus berlari menuju kereta bawah tanah mengejar jam kerjanya yang ia korbankan demi berbicara dengan pujaannya.

            Novel ini memperkenalkan Tokoh Zaman Zulkarnaen sebagai mahasiswa lulusan Universitas Oxford dan hobinya pada beladiri Taekwondo yang menghasilkan koleksi empat belas piala Taekwondo. Menurut saya novel ”Tetang Kamu” karya Tere Liye ini benar-benar menguras emosi saya karena beberapa bab yang saya baca saya turut merasakan sedih, terharu, senang dan takjub seketika pada tokoh Sri Ningsih. Novel ini recommended banget buat kalian.

Berikut saya sertakan beberapa quotes atau kutipan dari Novel Tentang Kamu :

  • ·         No, nothing at all. No! I regret nothing. Not the goods things people have done for me. Nor the bad, it’s all the same for me.

  • ·         Janji adalah janji,  setiap janji sesederhana apapun itu, memiliki kehormatan.

  • ·         Apakah sabar memiliki batasan ? aku tahu jawabannya sekarang. Ketika kebencian,dendam kesumat sebesar apapun akan luruh oleh rasa sabar. Gunung-gunung akan rata, lautan akan kering, tidak ada yang mampu mengalahkan rasa sabar. Selemah apapun fisik seseorang, semiskin apapun dia, sekali di hatinya punya rasa sabar, dunia tidak bisa menyakitinya. Tidak bisa.

  • ·         ”Sri Ningsih... aku ingin sekali punya hati, seperti miliknya. Tidak pernah membenci walau sedebu. Tidak pernah berprasangka buruk walau setetes. Dia adalah sahabat terbaikku.” ibu Nuraini.

  • ·         ”dia memang penting, tapi dalam artian berbeda, Pak Sueb. Ada banyak hal-hal hebat yang tampil sederhana. Bahkan sejatinya, banyak momen berharga dalam hidup datang dari hal-hal kecil yang luput kita perhatikan, karena kita selalu sibuk mengurus sebaliknya.” Zaman.

  • ·         Hati manusia persis seperti lautan, penuh misteri kita tidak pernah tahu kejadian menyakitkan apa yang telah dilewati oleh seseorang.



Terimakasih untuk pembaca semua, silahkan berikan saran dan komentar kalian dibawah ya...
Wassalamualaikum Wr Wb.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SAPARDI DJOKO DAMONO